Diberdayakan oleh Blogger.
Dangling Rainbow Hearts
.net/cursor.png" border="0" alt="Dangling Rainbow Hearts" style="position:absolute; top: 0px; right: 0px;" />
Dangling Rainbow Hearts

Jumat, 11 Maret 2016

My self



Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Ahlan Wa sahlan in My new Blok , Nama saya Tuti Alawiyah lahir di Banten 20 Oktober 1995, Saya Anak ke 5 dari 6 bersaudara sekarang saya tinggal di Tapung hulu Riau ,Singkat cerita kenapa saya terdampar di sini ,dulu ketika saya selesai tamat MA saya di kasih amanah oleh pimpinan untuk mengabdi di salah satu pesantren yang berada di Riau yaitu di Kampar selama satu tahun ,menginjak tahun ke dua saya di oper ke tapung hulu untuk mengabdi di sebuah pesantren dan sekarang saya melanjutkan study di Universitas Lancang Kuning Pekanbaru,dulu saya pernah mengalami pengalaman yang tidak pernah terlupakan ,Ketika saya pulang dari kampus dengan travel menuju Desa kasikan Tapung Hulu ,waktu itu sang supir tidak tahu kalau saya akan turun di Desa Kasikan dan saat itu saya pun tertidur karena kelelahan ,karena lamanya saya tidur bagaikan orang yang tak berdosa saya terbangun ternyata penumpangnya tinggal saya sendiri , “Dek,Kamu turun dimana?” dengan polosnya saya menjawab “Saya turun di desa Kasikan Bang” Tidak lama kemudian sang supir langsung kaget dan tercengang oleh jawaban saya “ Hahhhhh Desa Kasikan .... itu desanya sudah terlewat  jauh dek dan tidak mungkin abang puter balik karena ini sudah larut malam , dan saya pun di suruh menginap di rumahnya , sesampainya di rumah supir  sang istri pun memasang muka yang marah karena saya di kira selingkuhannya ,dan di situ pun saya panik tapi Alhamdulillah supir itu menjelaskan smua kejadiannya dan si istri pun menerima hangat kedatangan saya , di ke esokan harinya saya di titipkan kepada temannya yang kebetulan mobilnya menuju Pekanbaru dan melewati Desa Kasikan , mendengar itu saya senang dan saya siap2 untuk pulang ke Kasikan,Ternyata yang datang mobil Ambulance ,akhirnya saya pulang di antar temannya menggunakan mobil Ambulance ,warga desa kasikan kaget ketika kedatangan mobil Ambulance mereka kira ada sanak yang meninggal , Tidak lama kemudian saya turun dari Ambulance ,para warga pun tertawa berbahak bahak karena peristiwa itu saya di juluki Mrs Ambulance “ sedihnya “ .
Itulah kesan yang tidak pernah saya lupakan .

1 komentar:

Tuti Alawiyah mengatakan...

Good job

Posting Komentar